Download Free FREE High-quality Joomla! Designs • Premium Joomla 3 Templates BIGtheme.net
1 emma-watson_topengkayu
Home / Intermezzo / Selain Aktris, Emma Watson ternyata kutu buku dan…

Selain Aktris, Emma Watson ternyata kutu buku dan…

Ternyata Emma Watson bukan sekadar aktris. Ya, memang sih gadis asal Inggris kelahiran 15 April ini terkenal karena membintangi film-film seperti “Noah”, “The Bling Ring” dan “Harry Potter”, tapi dia punya minat di sejumlah bidang lainnya. Emma adalah kutu buku dan layak disebut filsuf. Dan yang lain? Berikut adalah sembilan sisi lain dari seorang Emma.

1. Instruktur yoga berlisensi
Emma sering ke luar negeri untuk syuting film atau melakukan salah satu hobinya, namun sesekali dia butuh istirahat dan mengambil napas dalam-dalam. Sebelumnya pada bulan ini, Elle Australia melansir bahwa Emma mendapatkan lisensi untuk mengajar yoga dan meditasi. Dalam wawancara untuk Elle, Emma menjelaskan bahwa hasratnya terhadap olahraga yoga muncul karena gaya hidupnya yang suka berpindah-pindah. “Saya merasa bahwa saya harus mencari cara supaya saya selalu merasa aman dan seperti di rumah di dalam diri,” ujarnya. “Karena saya tidak bisa hanya mengandalkan tempat fisik.”

2. Filsuf

Tidak heran Watson sangat cocok memerankan karakter Hermione Granger; kebijaksanaannya melebihi usianya, apalagi untuk urusan cinta dan kehidupan. Contohnya, dia memberikan sebuah kutipan untuk Vogue pada 2011 saat dia bersiap untuk meninggalkan karakternya yang cerdas dan suka memerintah di film “Harry Potter”. “Saya tidak ingin ketakutan akan kegagalan menghalangi saya melakukan apa yang saya suka,” ucapnya.

Tahun berikutnya, Emma menyampaikan pendapatnya mengenai hubungan asmara pada surat kabar Inggris The Telegraph. “Kedengarannya memang klise, tapi saya belajar bahwa Anda tidak akan bisa jatuh cinta dengan orang yang tepat sampai Anda benar-benar mencintai diri Anda sendiri dan merasa nyaman dengan diri Anda,” kata Emma.

3. Mahasiswi

Sudah bukan rahasia lagi bahwa aktris asal Inggris ini sangat berpendidikan. Dia masuk ke Brown University yang bergengsi pada 2009, menghabiskan waktunya di Oxford di negara asalnya Inggris dan kembali ke Brown untuk menyelesaikan gelar sarjana. Watson diperkirakan lulus pada Mei dan bergabung dengan segelintir selebritas lainnya yang juga memiliki gelar sarjana lainnya seperti Natalie Portman, Carrie Underwood, James Franco.

Tidak berarti semua itu mudah. Watson membeberkan kepada Vogue bahwa Warner Bros., studio di balik film serial Harry Potter, tidak begitu senang dengan keputusannya untuk belajar di perguruan tinggi karena itu akan sangat menyita waktu Emma. Watson kemudian mengatakan dia tidak akan kembali membintangi dua film terakhir Harry Potter kecuali mereka fleksibel dengan jadwalnya. “Saya merasa bahwa saya sudah berjuang selama 10 tahun terakhir. Saya berjuang keras untuk mengenyam pendidikan,” jelasnya kepada majalah terkemuka itu. “Perjuangan ini sangat berat. Saya membuat jengkel Warner Bros. Saya menjadi duri dalam penjadwalan mereka. Saya membuat semuanya sulit.”

Emma Watson: Saya ingin mengubah persepsi bahwa feminisme adalah isu mengenai wanita yang dibahas oleh sesama wanita menjadi isu keseteraan humanis yang mengeleminasi batasan gender dalam mengaktualisasi diri. Itulah mengapa saya giat mengkampanyekan HeForShe, hingga mampu membuat seorang Tom Hanks melirik dan peduli turut serta memperjuangkannya.
Emma Watson: Saya ingin mengubah persepsi bahwa feminisme adalah isu mengenai wanita yang dibahas oleh sesama wanita menjadi isu keseteraan humanis yang mengeleminasi batasan gender dalam mengaktualisasi diri. Itulah mengapa saya giat mengkampanyekan HeForShe, hingga mampu membuat seorang Tom Hanks melirik dan peduli turut serta memperjuangkannya.

4. Feminis
Di usianya yang masih menginjak 20-an ini, Watson sangat menjaga sikapnya dengan baik sehingga terkadang membuat orang-orang yang jauh lebih tua gugup, dan bahkan dia baru satu kali keceplosan mengucapkan kata-kata makian. Dalam sebuah wawancara pada 2007 — ya benar, saat dia baru berusia 17 tahun! — dia berpendapat bahwa banyak kaum wanita yang takut bersinar seterang mungkin. “Terlalu banyak gadis bodoh di media,” katanya kepada majalah Parade. “Hermione tidak takut menjadi pintar. Saya rasa terkadang gadis-gadis yang sangat cerdas sengaja merendah sedikit, dan itu sangat buruk.” Dia menambahkan, “Saya sedikit feminis. Saya sangat kompetitif dan sangat suka tantangan.”

5. Pelukis

Wartawan yang menulis tentang Watson untuk Vogue pada 2011 melihat lukisan foto artistik Emma yang digantung di dinding rumahnya. “Saat Emma mengajakku berkeliling di rumahnya, bakatnya yang sangat dalam dan luar biasa semakin jelas terlihat,” tulis Amanda Foreman. “Setiap kamar dihiasi dengan artefak cantik — perabot atau kain yang dibeli di pasar loak di Paris atau Los Angeles — dan karya seninya menunjukkan bahwa dia bisa melukis dan menggambar dengan indah.” Watson juga serius dengan kecintaannya pada karya seni lain.

6. Pembelajar segala hal

Watson pernah berbicara soal “memanfaatkan otaknya dengan cara lain,” sesuatu yang masih berhubungan dengan akting, tapi tetap kreatif. “Saya ingin sekali menulis novel,” ucapnya kepada The Sun Inggris pada November 2010. “Saya juga ingin belajar mandolin. Saya suka bernyanyi dan ingin tampil dalam drama musikal. Saya ingin berjalan-jalan dan fasih berbahasa Prancis.”

7. Mademoiselle

Orang Amerika cenderung menganggap Watson sebagai orang Inggris karena aksennya. Dan meskipun dia tumbuh besar di Oxford, kampung halamannya yang sebenarnya adalah di Paris. Watson membeberkan dia masih berbicara dengan bahasa Prancis sejak dia tinggal di sana saat masih bayi, jadi dia mungkin bisa bermain di fim Prancis hanya dengan les bahasa sebentar.

8. Fashionista

Gaya Emma Watson saat tampil di karpet merah sangat dipuja. Duta untuk merek kecantikan Lancôme itu terlihat memesona saat mempromosikan film “Noah” dengan memakai busana rancangan Saint Laurent, Ralph Lauren dan Oscar de la Renta, dan lain-lain.

9. Kutu buku

Salah satu cara Watson untuk bersantai adalah membaca buku-buku menarik yang tidak ada hubungannya dengan studinya. Pada 2012 silam, dia mengatakan kepada majalah Savoir Flair tentang sejumlah buku yang memengaruhi hidupnya. “Buku ‘Just Kids’ karangan Patti Smith selalu ada di samping ranjang saya. Saya baru membaca ‘Siddhartha’, yang direkomendasikan seorang teman kepada saya. Russell Crowe, yang membintangi sebuah film bersama saya, memberikan saya ‘The Magus’ karangan John Fowles. Tentu saja, sama seperti orang lainnya di dunia, saya suka Roald Dahl. Dan William Blake, yang merupakan seorang penyair jenius. Dan Oscar Wilde, yang sangat luar biasa…” ucap Emma yang tampaknya memang benar-benar seorang penggila buku! (mr/ik, Yahoo.com)

 

 

Check Also

theculturetrip.com

Cerpen Hermann Hesse: Untuk Nona Gertrud

Dalam kamar terpencil di puriku, di bawah naungan jendela sempit, kau sering duduk, kau, yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *